Ponorogo (23/06/2026)– MAN 2 Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Empat siswa-siswi berhasil meraih penghargaan dari ajang lomba esai yang diselenggarakan Universitas Negeri Surabaya Kampus 5 Magetan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara. Karya mereka mendapat apresiasi dewan juri berkat kedalaman analisis dan keberanian mengangkat topik.

Keempat siswa tersebut terbagi dalam 2 tim. Reno Prasnianggara Al Risky X-10 dan Ilham Rofi Anugrah X-8 meraih Juara 1 melalui esai berjudul ”Cerita Tanpa Suara: Integrasi AEGIS (Aksi Edukasi Strategis) Sebagai Upaya Preventif Kekerasan Seksual berbasis User-Generated Content Pada Remaja Tunarungu Di Ponorogo”. Sementara itu, Auliya Fathiyyatul Maghfiroh X-10 dan An’nisa Aulia Febrianti X-9 meraih Juara 3 dengan esai berjudul ”WASTE TO WATT: Transformasi Limbah MBG Menjadi Renewable Gas dengan Menggunakan Konsep Ekonomi Sirkular Berbasis Pemberdayaan Komunitas Perempuan Ponorogo”. Karya mereka sukses mendapat apresiasi dewan juri berkat keberanian mengangkat isu nyata di Ponorogo.

Perjalanan mereka dimulai tanggal 10 Juni 2026 saat pengumpulan secara online. Tanggal 13 Juni 2026 keempat delegasi lolos ke babak semifinal dari 12 peserta terbaik. Setelah pengumpulan PPT 17 Juni 2026, final offline dan presentasi digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026 di UNESA Kampus 5 Magetan. Dan hasil kejuaraan baru diumumkan tanggal 23 Juni 2026. Kedua tim dibimbing oleh Wiretno, guru sejarah sekaligus Pembina jurnalistik di MAN 2 Ponorogo.

“Selama proses persiapan lomba ini, 2-3 minggu yang sempat bentrok dengan jadwal UAS sehingga saya dan rekan harus mengoptimalkan pembagian waktunya”, ujar Auliya Fathiyyatul Maghfiroh X-10. Motivasi dan harapan ke depan bagi dari kedua tim menurut Reno dan Ilham, dari karya esai AEGIS mengaku ingin membuktikan bahwa isu sensitif seperti kekerasan seksual pada remaja tunarungu juga perlu disuarakan. Sejujurnya mereka sempat ragu di awal proses, “Sejujurnya ini agak gambling dan nggak nyangka bakal menang karena saat mengerjakan agak kurng niat dan yang penting ngumpulin selama proses pembuatan esai,” imbuh Reno Prasnianggara Al Risky X-10. Tetapi keraguan itulah yang membuat mereka belajar konsisten dari revisi sampai final.

Sementara Auliya dan An’nisa dengan karya esai Waste to Watt berharap solusi ekonomi sirkular mereka bisa menjadi inspirasi pengelolaan sampah MBG. “Motivasi yg membuat kami mengikuti lomba esai adalah keinginan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis,menulis,dan menyampaikan gagasan yang bermanfaat,” imbuhnya.

Dengan prestasi ini diharapkan agar menjadi motivasi semangat bagi seluruh siswa-siswi MAN 2 Ponorogo untuk terus berusaha, berinovasi, dan berkompetisi secara sehat. Pihak madrasah memberikan apresiasi dan ucapan selamat secara resmi melalui poster publikasi dan berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya untuk terus mencetak prestasi dan mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih luas.

Penulis

Harmudya Lathifatul Ramadhani (XI-1)

Alvina Zahra Afifah (XI-12)

Tahsin Al Aghni (XI-4)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.